MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Kabupaten Barito Utara kini sudah menjadi wilayah dengan status resiko tinggi di Indonesia dengan penambahan kasus terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sangat signifikan dalam beberapa bulan ini.

Per hari ini saja, Jumat 11 September 2020 ada penambahan kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Barito Utara 13 kasus.

Juru bicara Covid-19 Barito Utara, Siswandoyo membenarkan bahwa ada penambahan kasus sebanyak 11 orang, namun juga ada yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 3 orang per Jumat 11 September 2020.

"Semua penambahan dan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab RT PCR di RSUD Doris Sylvanus," terangnya.

Ke 13 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif tersebut yakni NA berusia 11 tahun, Tn.SL berusia 50 tahun, Ny ADL berusia 22 tahun, ny AS berusia 25 tahun, Tn SJ berusia 45, Ny AB berusia 38 tahun, Tn DM berusia 42 tahun, Ny IKS berusia 29 tahun.

--page

Selanjutnya, Tn NN berusia 24 tahun, Ny M berusia 53 tahun, Tn SJA berusia 45 tahun, Ny SRY berusia 43 tahun dan Ny SY berusia 47 tahun.

"Sementara untuk 3 orang pasien yang dinyatakan sembuh yakni Tn HLU, TN SY dan Ny DA," ungkapnya.

Dengan adanya penambahan 13 orang yang terkonfirmasi positif, menjadikan kasus di Barito Utara 185 kasus dengan jumlah pasien dalam perawatan 92 orang, pasien sembuh 86 orang dan yang meninggal 7 orang.

"Pasien dalam perawatan ini dirawat di berbagai lokasi yakni 2 pasien dirawat di RSUD Doris Silanus, dan 20 orang di RSUD Puruk Cahu, dan 70 pasien dirawat di RSUD Muara Teweh," terangnya.

Dia mengharapkan masyarakat dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan ketika beraktivitas guna menekan serta memutus rantai penyebaran Covid-19. (RAMADHANI/B-6)