BORNEONEWS, Kasongan - Sebanyak 40 kepala keluarga atau KK di Tumbang Sanamang Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan dilaporkan mengungsi akibat rumah mereka diterjang banjir dari luapan Sungai Katingan, Minggu, 13 September 2020.
Camat Katingan Hulu, Hernadi mengatakan hal ini. Puluhan warga itu mengungsi ke tempat keluarga maupun kerabatnya yang aman dari banjir. "Sampai hari ini ada 40 kepala keluarga yang telah mengungsi ke tempat aman dari banjir, karena rumah mereka terendam banjir," sebut Camat Katingan Hulu, Hernadi.
Menurutnya, bencana banjir di wilayahnya berlangsung sejak sepekan terakhir, namun ketinggian air mulai bertambah naik sejak dua hari belakangan ini. Hernadi mengatakan, jumlah warga yang mengungsi dimungkinkan bakal bertambah mengingat kondisi debit air belum beranjak surut.
Hernadi mengatakan, rumah warga yang terdampak banjir di wilayahnya terbanyak di Kelurahan Tumbang Sanamang. Paslanya rumah penduduk di daerah ini berada tidak jauh dari Sungai Katingan. Sehingga jika air Sungai Katingan meluap rumah di wilayah ini terdampak, seperti saat ini.
Dia berharap bencana banjir segera menyurut sehingga masyarakat dapat menjalankan aktifitasnya kembali seperti biasanya. Sementara itu dihubungi terpisah, Camat Katingan Tengah, Yobi Sandra mengatakan, saat ini banjir di daeranya masih bertahan. Ratusan rumah di Tumbang Samba kebanjiran akibat luapan Sungai Katingan. Namun demikian Camat Katingan Tengah Yobi Sandra mengaku hingga saat ini belum ada warganya yang mengungsi.
--page
Sementara itu Lurah Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir Dirmansyah mengatakan di wilayahnya hingga saat ini ada satu kepala kekuarga yang mengungsi akibat banjir. ""Ada satu KK yang mengungsi, yaitu warga Jalan Kelud Rt 11 mengungsi ke posko banjir BPBD di Taman Religi Kasongan," kata Lurah Kasongan Lama Dirmansyah. (ABDUL GOFUR/B-5)








