BORNEONEWS, Kasongan - Sebanyak 3.537 rumah penduduk di Kabupaten Katingan saat ini terdampak banjir akibat luapan Sungai Katingan. Terkait itu, warga yang terdampak akan mendapat bantuan sembako.
Bupati Katingan, Sakariyas, Senin, 14 September 2020 mengatakan, data itu baru untuk 7 wilayah kecamatan sesuai laporan BPBD Kabupaten Katingan.
"Sampai dengan hari ini jumlah rumah penduduk di Kabupaten Katingan yang terdampak banjir sebanyak 3.537 unit dan mereka nantinya akan mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah," kata Sakariyas.
Namun jumlah sebanyak itu baru data yang masuk hingga hari ini dari 7 wilayah kecamatan. Dan dimungkinkan data rumah warga yang terdampak banjir akan bertambah, mengingat masih tingginya curah hujan.
Sakariyas mengatakan, sampai saat ini wilayah terparah diterjang banjir berada di Kecamatan Marikit. Pasalnya, ada satu desa yakni Desa Rangan Burih. hampir semua rumah yang ada kebanjiran.
--page
Sakariyas menambahkan, selain di wilayah hulu, banjir juga sudah terjadi di wilayah hilir, seperti Kecamatan Katingan Hilir, Tasik Payawan dan Kamipang. (ABDUL GOFUR/B-11)








