SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), saat ini telah menaikan status tanggap darurat musibah banjir, Senin, 14 September 2020. 

"Hari ini sudah kami rapatkan terkait status tanggap darurat musibah banjir," ujar Bupati Kotim, Supian Hadi.

Status tanggap darurat tersebut ditetapkan karena sudah 5 kecamatan yang dilanda banjir. Di antaranya Kecamatan Antang Kalang, Mentaya Hulu, Telaga Antang, serta Parenggean. 

Sedikitnya, lebih dari 13 desa yang terdampak banjir tersebut. Dan mereka saat ini membutuhkan bantuan baik berupa logistik maupun obat-obatan.

"Setelah penetapan status tanggap darurat ini, tim akan langsung ke lapangan dan memberikan bantuan kepada masyarakat," kata Supian. 

--page

Dia juga meminta pihak kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk segera memperhatikan masyarakat terdampak bencana tersebut serta kebutuhannya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)