BORNEONEWS, Tamiang Layang - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Barito Timur berupaya melakukan yang terbaik dalam penanganan pasien covid-19.
"Kami tulus melayani dan tidak pernah membeda-bedakan orangnya," kata Koordinator Bidang Pencegahan, Simon saat sosialisasi operasi yustisi covid-19 di Pasar Tamiang Layang, Senin, 14 September 2020.
Dia memastikan, dalam merawat pasien positif covid-19, gugus tugas tidak pernah melakukan diskriminasi terhadap suku, agama, ras atau golongan tertentu.
Terkait keluhan pasien yang menjalani isolasi di eks Kantor Dinas Kesehatan, Simon mengakui ada beberapa masalah yang menyebabkan pasien kurang nyaman.
"Beberapa hari lalu memang air sempat habis, kami sudah tambah 3 tong lagi. Kami mohon maaf dan berharap agar pasien di ruang isolasi bersabar karena semua keluhan pasien tetap ditindaklanjuti. Kami akan terus melakukanpembenahan," kata Simon.
--page
Menurutnya, gugus tugas juga akan melakukan evaluasi karena ditemukan beberapa pasien di ruang isolasi seringkali tidak mengenakan masker saat berkumpul dalam ruang tersebut.
"Kami akan evaluasi lagi, biasanya asal pasien taat, 10 hari pasti bisa sembuh kecuali memiliki komplikasi penyakit lain," pungkas Simon.
Diketahui, hingga Minggu 13 September 2020, total akumulasi positif covid-19 Barito Timur menjadi 145 kasus. Rinciannya, 82 orang dinyatakan sembuh, 61 orang masih dalam perawatan, dan 2 orang meninggal dunia. (BOLE MALO/B-11)








