BORNEONEWS, Kuala Kurun - Seluruh jajaran Bandan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Gunung Mas dan Panitia Pengawas Kecamatan atau Panwascam mengikuti rapid tes, Senin, 14 September 2020.
Ketua Bawaslu Gunung Mas, Walman Tristanto mengatakan kegiatan rapid tes tersebut dalam rangka memastikan bahwa seluruh jajaran bawaslu dan panwascam tidak terpapar corona virus atau covid-19.
"Selain itu juga, hal ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa penyelenggara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, khususnya Bawaslu Gunung Mas tidak menciptakan klaster baru dalam penyebaran covid-19," kata Walman kepada wak media usai rapid tes.
Dia menjelaskan, secara keseluruhan, kegiatan rapid tes diikuti sebanyak 55 orang. Rinciannya 36 orang dari Panwascam dan sisanya dari jajaran Bawaslu Gunung Mas.
"Untuk hasilnya sendiri, kita bersyukur bahwa seluruh jajaran Bawaslu dan Panwascam dinyatakan non reaktif," ungkapnya.
--page
Dia menambahkan, dalam waktu dekat, seluruh jajaran pengawas keluruhan dan desa atau PKD di Gunung Mas juga akan dilakuan rapid tes. Namun sebelum itu pihaknya akan melakukan kordinasi dengan pihak terkait untuk pelaksanannya.
"Memang kami ada rencana untuk melakukan rapid tes untuk PKD. Tetapi untuk pelaksanaannya kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Bawaslu Provinsi dan Dinkes Gunung Mas, sehingga kita tahu kapan pelaksanaanya," pungkasnya. (HENDRA/B-7)








