PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dandim 1016/Palangka Raya Kolonel Inf I Gede Putra Yasa melakukan kunjungan kerja ke lokasi lahan food estate di Desa Pematang Limau, Kecamatan Sepang Simin, Kabupaten Gunung Mas, Selasa 15 September 2020.

Pada kesempatan itu, Dandim didampingi Kasdim Letkol Inf Abdul Salim, Pabung Kodim Kapten Inf M Ayub, Babinsa Ramil-05 Dim 1016 dan perwakilan tim Agrinas Kemenhan.

Dari hasil peninjauan areal permohonan izin pinjam pakai kawasan hutan pada hutan produktif tetap dan hutan produksi yang dapat dikonversi, terdapat sejumlah kesimpulan.

Pertama, kepemilikan lahan dari masyarakat belum diketahui nama pemiliknya. Kedua, belum adanya koordinasi yang baik dari pejabat setempat dengan masyarakat dan intansi yang terkait.

Ketiga, belum ada kesepakatan dari masyarakat pemilik lahan aparat desa kecamatan maupun kesepakatan pemeritah kabupaten. Kunjungan kerja tersebut selesai pada pukul 10:25 WIB dan dalam keadaan aman dan lancar.

--page

Sebagai informasi, Kalimantan Tengah merupakan wilayah subur yang berhasil mengembangkan Padi Inbrida Varietas Unggul Baru INPARI-42 dan Padi Hibrida SUPADI.

Selain padi, provinsi ini juga berhasil memproduksi jagung untuk kebutuhan nasional. Tahun 2015, produksi jagung mencapai 8.940 ton pipilan kering dan tahun 2019 produksi jagung sebesar 71.000-118.000 ton pipilan Kering, naik hampir 1.000 persen.

Sedangkan untuk luas baku sawah Kalimantan Tengah tahun 2018 mencapai 186.510 Hektare. Hal itu mengacu pada Ketetapan Menteri ATR/BPN Nomor: 686/SK-PG.03/XII/2019 tanggal 17 Desember 2019 Perihal Penetapan Luas Lahan Baku Sawah Nasional Tahun 2019 seluas 136.486 Hektare. (HENDRI/B-7)