BORNEONEWS, Sampit - Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjalani rapid test di Palang Merah Indonesia (PMI).
"Ini salah satu langkah dan upaya untuk mendeteksi dini covid-19. Karena wartawan salah satu profesi yang berisiko," kata Ketua PWI Kotim, Andri Rizky Agustian, Selasa, 15 September 2020.
Rapid test tersebut dilakukan juga sebagai bentuk perlindungan terhadap para jurnalis yang bernaung di bawah organisasi PWI. Karena, profesi pencari berita sangat berisiko lantaran sering berhubungan dengan narasumber atau, meliput di lapangan.
Meskipun begitu, selama ini, anggota PWI Kotim sudah berupaya untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Dengan harapan tidak terpapar virus berbahaya tersebut.
--page
"Yang pasti kami berupaya untuk melakukan pencegahan. Dan salah satunya yakni dengan rapid test ini. Untuk diketahui apakah ada yang reaktif atau tidak," kata Andri.
Dirinya berharap, hasil dari rapid test tersebut semuanya non reaktif. Dia juga meminta kepada wartawan anggota PWI agar selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan saat bertugas.
"Tidak ada berita seharga nyawa. Oleh karena itu saya harap semua kawan-kawan menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Selalu berdoa kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan dan kesehatan," harap Andri. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








