PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sempat mengalami keterpurukan ekonomi saat menjadi penambang emas, Yusmansyah (37) warga Dusun Suayap, Desa Umpang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Kini ekonominya semakin meningkat setelah menjalin kemitraan plasma sawit dengan Citra Borneo Indah (CBI) Group.

Semenjak adanya program kemitraan dengan CBI Group, kini ia memiliki pekerjaan baru yang menjanjikan dan tidak berlawanan dengan hukum.

Lahan yang bermitra dengan CBI seluas 5 Hektar dan sudah berjalan selama 5 tahun, adapun kemajuan yang ia rasakan ialah, kini sudah punya mobil dan 2 anaknya bisa sekolah semua. Penghasilannya pun bisa tetap, yakni berkisar Rp6 jutaan - Rp7 jutaan per bulan.

Bahkan selain manfaat dari kebun, pihak perusahaan juga memperhatikan kehidupan sosial mitranya. Mulai dari bansos setiap tahun pada saat Idul Adha 1 ekor sapi untuk 1 desa, perbaikan jalan desa, serta bantuan dari CSR berupa penerangan lampu listrik 24 jam gratis dari Pabrik Suayap ke Dusun Suayap.

Sebelum mengenal sawit, ekonomi keluarga cukup memprihatinkan. Ia bekerja tambang emas liar selama 12 tahun, dengan penghasilan tidak menentu. Bahkan sampai harus berurusan dengan pihak kepolisian, karena melanggar hukum. Akhirnya berhenti bekerja tambang dan fokus pada sawit. Ini video pengakuan Yusmansyah itu: