PURUK CAHU –

BORNEONEWS,  Puruk Cahu - Intensitas hujan cukup tinggi melanda di Kabupaten Murung Raya (Mura) berakibat kepada semakin meluapnya debit Air di DAS Barito sehingga banjir sudah mulai mengancam rumah rumah warga khsusnya yang bermukim di pinggiran sungai.

Pantauan Ppost, sejak sepekan terakhir  tampak debit DAS Barito terus naik, bahkan dua hari terakhir naik cukup signifikan sehingga mulai menggenangi jalan dan jembatan.

Budi warga Puruk Cahu Seberang juga mengatakan bahwa air DAS Barito saat ini sudah mulai mengkhawatirkan, pasalnya debitnya semakin hari semakin tenggi sehingga mengancam rumah rumah warga. Bahkan dirinya memastikan apabila beberapa hari kedepan air terus saja mengalami kenaikan dipastikan banjir akan merendam rumah warga.

“Saya melihat kenaikan debut air sungai saat ini cukup drastis, mengkin karena curah hujan yang sangat tinggi selama ini. Halaman rumah warga di tempat saya sudah mulai terendam dan sudah hamper masuk ke rumah” katanya, Selasa, 15 September 2020.

Menurutnya, bencana banjir memang dianggap biasa oleh warga di Puruk Cahu, namun cukup merepotkan dan banyak berdampak buruk, pasalnya apabila banjir terjadi banyak perabotan atau rumah warga yang rusak, dan juga warga tidak bisa beraktifitas sehari hari karena banjir.

--page

Termasuk juga para petani karet mendapatkan dampaknya, karena banyak pohon karet yang tidak bisa disadap sehingga para petani terpaksa tidak bisa bekerja menyadap karet dan berimbas kepada pedapatan yang menurun.

“Keluarga saya juga banyak yang berprofesi sebagai petani karet, apabila bajir terpaksa tidak bisa nyadap dan tidak ada pendapatan, selain itu akan banyak pohon karet yang rusak akibat banjir,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Mura Perdie mengatakan, saat ini memang intensitas hujan cukup tinggi terjadi di wilayah Kabupaten Mura sehingga berpotensi mengakibatkan banjir.

Namun tentu dirinya berharap cuaca kembali normal sehingga debit air bisa berangsur turun kembali karena tentubanjir akan kembali menyusahkan masyarakat.

Kepada jajaran BPBD Bupati meminta untuk terus melakukan pemantauan terhadap kondisi debit air sungai dan melaporkan kepada unsur pimpinan.

--page

Sehingga kalau terjadi banjir antisipasi bisa cepat dilakukan dan masyarakat khususnya para korbanbanjir bisa segera mendapat perhatian. (TRISNO/B-5)