BORNEONEWS, Puruk Cahu - Tingginya intensitas hujan beberapa hari belakangan ini di Kabupaten Murung Raya (Mura) membuat air sungai Barito terus meninggi, bahkan di beberapa desa sudah mengalami banjir. Hal ini membuat potensi akan datangnya bencana banjir besar mengancam masyarakat khusuSnya di bantaran sungai.
Karenanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura mengingatkan masyarakat akan ancaman bencana banjir yang mungkin terjadi dalam skala besar apabila melihat dari drastisnya lonjakan debit air yang terjadi dan intensitas hujan yang masih tinggi.
“Petugas kita selalu memantau perkembangan debit air, memang saat ini air sungai barito debitnya cukup tinggi sehingga memang perlu kewaspadaan kita terhadap banjir,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana DaerahMura Kariadi, Rabu, 16 September 2020.
Menurut Kariadi, tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir tentu mengakibatkan meluapnya air Sungai Barito.
“Kita minta agar masyarakat sungai lebih waspada, khususnya yang berada di pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, dan anak sungai seperti Sungai Laung,” bebernya.
--page
Kariadi menyebutkan yang diwaspadai ketika hujan terjadi pada malam hari, sementara masyarakat sedang dalam kondisi istirahat. Karena potensi banjir bandang juga saat ini menjdi ancaman khususnya daerah yang rawan, seperti desa desa di bantaran Sungai Laung dan Juga Bantaran Sungai Muro anak sungai Barito yang bebberapa kali diterjang banjir bandang.
“Petugas kita akan selalu menilai perkembangan air sehingga semua bisa diwaspadai jika terjadi banjir dan mengambil tindakan tindakan, termasuk mensiagakan personil 24 jam untuk melakukan penanganan dalam kondisi kondisi darurat saat terjadinya bencana banjir,” tuturnya.
Sementara itu, pantauan Ppost, saat ini banjir sudah menggenangi akses jalan dan jembatan di sejumlah desa, contohnya di wilayah Kecamatan Murung seperti desa Muara Sompoi, Puruk Cahu Seberang, Juking Pajang dan beberapa desa lainnya.
“Beberapa hari terakhir debit air begitu cepat naik, saat ini halaman rumah sudah mulai tergenang air, diperkirakan apabila debit air terus nakin, dalam satu dua hari banjir akan mulai menggenangi rumah rumah kami dan warga lainnya,” tutur Budi warga Kelurahan puruk Cahu Seberang saat dibbincangi Rabu kemarin. (TRISNO/B-5)








