BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kerupuk Raksasa produk olahan UP2K-PKK Desa Pangkalan Dewa, Kecamatan Pangkalan Lada ini diberi nama 'Kerupuk Sorgum Dewa'. Ukurannya yang besar membuat kerupuk ini menjadi fenomenal di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Bentuknya yang unik dengan ukuran tidak seperti kerupuk pada umumnya, kehadiran 'Kerupuk Sorgum Dewa' membuat penasaran untuk mencicipi atau melihat proses pembuatannya.
Belum lama ini, Rabu 16 September 2020, ibu - ibu Bhayangkari Cabang Kotawaringin Barat penasaran dan melihat langsung tempat pengolahannya.
Hawa panas terik matahari ditambah panasnya disekitar tempat pengolahan dan penggorengan kerupuk, Ketua Bhayangkari Ny Suci Andi Kirana didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Ny Ayu Boni dan pengurus cabang Kobar melihat langsung kesibukan para pekerja mengolah kerupuk.
Ibu - ibu yang identik dengan baju warna merah muda ini, berkesempatan ikut menggoreng kerupuk yang berukuran jumbo tersebut, serta dilanjutkan dengan proses pembungkusan. Tak hanya itu, Bhayangkari jug memberikan masker kain gratis kepada pekerja.
--page
Ny Suci Andi Kirana mengatakan kunjungan ini dalam rangka hari kesatuan gerak Bhayangkari ke 68 tahun 2020 untuk memberikan semangat dan motivasi agar tetap produktif meski di tengah pandemi Covid-19.
"Tentunya kunjungan kami ialah memberikan semangat dan motivasi kepada UP2K Desa Pangkalan Dewa, untuk tetap produktif dan terus meningkatkan usahanya ditengah pandemi Covid-19. Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah diterapkan pemerintah. Hal ini juga sebagai upaya kami membantu mempromosikan produk olahan UMKM yang ada di Kobar," ujarnya.
Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pangkalan Dewa Roihatul Jannah menyambut positif serta ucapan terimakasih atas kedatangan ibu - ibu Bhayangkari Kobar.
"Kami merasa bangga dan mengucapkan terimakasih atas kedatangan ibu - ibu Bhayangkari. Serta telah dibantu mempromosikannya," ungkapnya.
Ia mengungkapkan pembuatan kerupuk berbahan sorgum ini sudah berjalan 1 tahun. Selain karena bahan baku Sorgum banyak di wilayahnya. Sorgum ini kaya gizi dan manfaat serta bagus untuk kesehatan.
--page
"Sorgum ini memiliki nilai kalori yang lebih rendah dari beras tetapi kandungan protein, air, serat, kalsium, fosfor, dan zat besinya lebih tinggi daripada beras," ungkapnya.
Roihatul menyampaikan alasan kenapa kerupuk dibuat ukuran jumbo, ialah supaya berbeda dan menjadi daya tarik.
Selain kerupuk ukuran jumbo, pihaknya juga membuat kerupuk dalam ukuran kecil, dan itu selalu tersedia. Berbeda dengan yang ukuran jumbo harus menunggu pesanan dulu baru dibuat.
Untuk saat ini penjualan kerupuk sprgum masih seputar wilayah Kotawaringin Barat. Adapun promosi yang dilakukan ialah dengan cara menawarkan ke kantor dan dinas, serta secara online dengan memanfaatkan medsos.
"Untuk ukuran yang jumbo sendiri, biasanya yang pesan adalah kantor dan perusahaan, dengan harga berkisar Rp 55 ribu isi dua. Sedangkan yang ukuran normal harga relatif normal seperti kerupuk biasanya," pungkasnya. (DANANG/B-6)








