SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini sejumlah desa di Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum terali listrik. Sehingga membuat warga hanya menggunakan mesin dan upaya lainnya agar pada malam hari bisa menyalakan lampu.

"Saat ini masih ada 5 kota yang belum terali listrik di Kecamatan Kota Besi," ujar Camat Kota Besi, Ninuk Muji Rahayu, Minggu 20 September 2020. Ke 5 desa ini yakni Desa Hanjalipan, Soren, Pamalian, Simpur, dan Rasau Tumbuh.

Pihaknya bersama pemerintahan desa terus berupaya mewujudkan cita-cita masyarakat agar desa mereka bisa terang dengan aliran listrik. Listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat.

Bukan hanya untuk menyalakan lampu pada malam hari saja, namun juga untuk menyalakan elektronik guna keperluan sehari-hari.

Bahkan yang sangat membutuhkan aliran listrik adalah menyalakan ponsel yang merupakan alat penghubung jarak jauh yang menjadi kebutuhan masyarakat.

--page

"Listrik sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh sebab itu, kami akan terus berupaya agar aliran listrik bisa sampai di 5 desa tersebut," katanya.

Sementara di 5 desa yang belum dialiri listrik ini sebagian menggunakan alat pembangkit listrik generator dan ada juga menggunakan pembangkit listrik tenaga surya.

Namun tentu saja hal itu hanya bisa digunakan untuk penerangan malam hari saja. Untuk kegiatan lebih dari itu, kekuatan tenaga listrik diperlukan lebih besar. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)