KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kabupaten Kapuas telah ditunjuk menjadi salah satu lokasi pengembangan program Food Estate. Yakni terletak di Desa Lamunti dan Dadahup. 

Terkait itu, Kepala Dinas Transmigrasi (Distran) Kabupaten Kapuas, Deni Harsono mengatakan pihaknya akan terus mendukung penuh program itu. Namun, ia juga menyampaikan sejumlah harapannya.

Salah satunya berharap dengan adanya program food estate yang akan dimulai pada tahun 2021, masyarakat lokal dapat diberdayakan.

“Masih banyak pemuda-pemuda lokal yang mungkin masih belum bekerja dan nantinya akan kami lakukan pelatihan-pelatihan tentang pertanian dari Dinas Transmigrasi. Juga bekerja sama dengan BLK agar para petani semakin terampil. Itu yang menjadi harapan kita bersama," kata Deni, Senin, 21 September 2020.

Berkaitan dengan itu, dia mengharapkan agar petani lokal dapat berpartisipasi aktif dalam proyek Food Estate. Sebab, kedepannya pertanian mengunakan mekanisasi atau alat-alat canggih.

--page

"Sehingga memerlukan orang atau tenaga-tenaga milenial yang menguasai teknologi-teknologi itu," tuturnya.

Terlebih, lanjut dia di tempat tersebut juga dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dikarenakan adanya penggilingan padi atau beras yang perlu bahan baku untuk produksi dari pada penggilingan padi tersebut.

"Kabupaten Kapuas khususnya di lokasi memang masih kekurangan tenaga kerja yang di dapat dari hasil tim survei kabupaten maupun pusat," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)