PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Luapan air sungai menyebabkan jalur Pangkalan Bun menuju Kecamatan Kotawaringin Barat tergenang banjir. Bahkan, panjang yang kebanjiran mencapai 12 kilometer.

Terkait itu, Kapolres Kobar, AKBP Andi Kirana mengatakan, terus memantau serta membantu penanggulangan bencana banjir yang terjadi bersama instansi terkait.

"Dalam pantauan kami, Jalan Pangkalan Bun - Kolam sepanjang 12 km terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 20 cm - 1 meter," kata Andi Kirana, Selasa, 22 September 2020.

Pihaknya juga telah menurunkan tim satgas banjir bersama polsek terdekat untuk memantau perkembangan itu.

"Lokasi banjir terus kami pantau. Dan apabila ada warga memerlukan bantuan. kami segera ambil tindakan," jelasnya.

--page

Kapolres Kobar juga mengimbau kepada masyarakat sekitar daerah aliran sungai dan masyarakat yang hendak melintas jalur Pangkalan Bun - Kolam, supaya meningkatkan kewaspadaan.

"Seperti yang telah terjadi, akibat kelalaian supir truk bermuatan pupuk terguling di area jalan yang tergenang banjir. Masyarkat harus berhati-hati saat melintas di jalur banjir," pesannya. (DANANG/B-11)