BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bantuan sembako untuk kebutuhan darurat bagi masyarakat Desa Rungun, Desa Lalang, Desa Kondang, Kelurahan Kotawaringin Hulu dan Kelurahan Kotawaringin Hilir di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang terendam banjir terus berdatangan.
Setelah Bupati Kobar Nurhidayah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kobar menyerahkan bantuan, keesokan harinya Kodim 1014 Pangkalan Bun, Rabu, 23 September 2020 kembali mendatangi tiga desa tersebut, untuk menyalurkan bantuan dari pihak donatur bagi masyarakat yang terdampak banjir.
Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol Arh Drajad Tri Putro mengakui bahwa respon cepat Pemkab Kobar untuk membantu warga yang terdampak banjir perlu diapresiasi.
"Posko penanganan banjir yang bersinergi antara Pemkab Kobar, TNI dan Polri juga telah disiapkan jauh hari sebelum terjadi kondisi banjir tersebut," jelas Dandim.
Menurut Dandim, sebagai bentuk sinergitas itulah pihaknya kembali mendatangi lokasi tersebut untuk menyalurkan bantuan yang datang dari berbagai donatur dan perusahaan.
--page
"Bantuan bagi korban banjir yang dititipkan pada kami, Insya Allah akan kami salurkan tepat sasaran. Karena titipan ini adalah amanah yabg tentunya wajib kita salurkan pada pihak yang tepat," jelas Dandim.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kobar, total rumah yang terendam pada tiga desa dan dua kelurahan tersebut berjumlah 932 rumah.
Sedangkan jumlah kepala keluarga (KK) terdampak sebanyak 999 KK dan sebanyak 3.800 jiwa yang terdampak banjir.
Jumlah rumah yang terdampak banjir di Kelurahan Kotawaringin Hulu sebanyak 125 rumah terdampak dengan jumlah KK 125 terdiri dari 500 jiwa.
Kelurahan Kotawaringin Hilir sebanyak 302 rumah 333 KK terdiri dari 1236 jiwa. Desa Kondang 94 rumah dengan jumlah jiwa 133 dan jumlah jiwa 496, Desa Lalang 26 rumah dengan jumlah KK 26 terdiri dari 104 jiwa, Desa Rungun 378 rumah dengan jumlah 406 KK terdiri dari 1464 jiwa.
--page
Ketinggian air yang merendam ratusan rumah di tiga desa dan dua kelurahan tersebut bervariasi antara 40 cm hingga 2 meter yakni di Desa Rungun dan Kondang. (WAHYU KRIDA/B-5)








