BORNEONEWS, Kasongan - Wakil Bupati Katingan Sunardi Litang menyebut jumlah warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Katingan mencapai 29 ribu kepala keluarga atau KK.
Hal ini berdasarkan laporan pihak BPBD maupun camat yang wilayahnya terdampak banjir. "Akhir pekan kemarin saya melakukan kunjungan kerja ke wilayah hilir yaitu Kamipang dan Mendawai sekaligus meninjau kondisi banjir dan membagikan paket sembako kepada warga terdampak banjir, " kata Wakil Bupati Katingan Sunardi Litang, Senin, 28 September 2020.
Menurut orang nomor dua di Katingan ini, hingga saat ini jumlah warganya yang terdampak banjir di sebagian besar wilayah kecamatan baik wilayah hulu maupun hilir, tu berjumlah 29 ribu KK.
Sunardi mengatakan jumlah sebanyak itu dihimpun sejak banjir pertama kali terjadi di wilayah Kecamatan Katingan Hulu pada 12 September 2020 hingga 27 September 2020.
"Mereka semuanya mendapat bantuan berupa sembako dari Pemerintah Daerah Kabupaten Katingan melalui instansi teknis terkait," sebutnya.
--page
Pemerintah Kabupaten Katingan, sebutnya, sudah berupaya maksimal memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir melalui Dinas Sosial. Namun yang harus dipahami masyarakat, bahwa bantuan tersebut memang tidak secepat kilat disalurkan.
"Agar masyarakat terdampak banjir tidak saling iri lagi, karena ada yang mendapat bantuan dan ada yang tidak. Namun tentunya bantuan sembako yang diberikan tidak serta merta langsung sampai ke penerima, sebab banyak tahapan administrasi birokrasi yang harus dilewati," jelasnya.
Ia menggambarkan salah satu proses yang dilewati yaitu pendataan kepala keluarga terdampak banjir dimulai dari tingkat RT/Dusun, Desa hingga kecamatan.
Pendataan sangat penting, sehingga untuk akurasi pendataan ini harus maksimal untuk menghindari warga yang tertinggal. (ABDUL GOFUR/B-5)








