PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat banjir beberapa waktu lalu yang terjadi di Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam), teutama di kilometer 35, mrmbuat bahu jalan dilokasi tersebut rusak akibat tergerus banjir.

Kondisi tersebut  tentunya rawan kecelakaan, terlebih saat kendaraan besar melintas. Walaupun banjir sudah surut  namun tanah yang berada di baaah dan dipinggir aspal tergerus akibat banjir.

Akibatnya aspal mulai pecah dan longsor. Karrna pada titik ini saat terjadinya banjir benetapa waktu lalu, lokasi jalan sempat terputus sekitar 100 hingga 150 meter, lantraran dititik ini arus air banjir yang cukup deras.

Terkait kondisi tersebut Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kobar Burhan, Kamis,1 Oktober 2020 mengatakan pasca menerima laporan masyarakat pihaknya beberapa hari lalu memerintahkan anggotanya untuk memasang road barrier dilokasi tersebut.

"Pemasangan road barrier sepanjang 100 meter ini ditepi jalan ini bertujuan agar kendaraan yang melintas lebih berhati-hati dan tidak mengambil posisi terlalu menepi," jelas Burhan.

--page

Karena, lanjut Burhan, di bahu jalan dari  arah Pangkalan Bun menuju Kecamatan Kolam atau Jalan Ahmad Saleh ini bagian kiri jalan kondisinya amat memprihatinkan.

"Dari badan jalan dengan bahu jalan kedalamannya sekitar 150 cm. Sambil menunggu perbaikan sebaiknya pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintasinya," jelas Burhan.(WAHYU KRIDA/B-5)