BORNEONEWS, Kasongan - Daerah aliran sungai atau DAS Katingan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Katingan kembali meluap.
Di Kasongan misalnya, sebelumnya air Sungai Katingan di wilayah ini sempat menyurut dan lebih rendah dibanding bibir sungai.
Akan tetapi sejak beberapa hari belakangan ini air sungai pasang dan meluap ke permukaan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Katingan, Eka Suryadilaga, Kamis, 1 Oktober 2020 mengatakan, hari ini tinggi DAS Katingan di Dermaga UPTD LLASDP Ujung Hurung Kecamatan Katingan Hilir mengalami kenaikan dibanding sebelumnya.
"Kedalaman air Sungai Katingan semakin naik, data hari Ini status debit permukaan air mengalami kenaika 2, 7 meter, semakin naik berbanding pada ketinggian air sebelumnya," kata Eka Suryadilaga.
--page
Menurutnya, kondisi saat ini siaga. Untuk beberapa lokasi yang memang daerah rendah disiagakan personel untuk pemantauan dan hal lainnya jika diperlukan.
Sementara itu hingga saat ini masih ada dua kecamatan dengan tujuh desa di Katingan masih terendam banjir.
"Untuk jumlah rumah terendam di Kabupaten Katingan sebanyak 64 rumah," ujarnya.
Eka Suryadilaga memuturkan, untuk Kecamatan Kamipang siang ini sudah berangsur surut, sebagian warga rumahnya sudah tidak terdampak banjir mulai beraktivitas kembali.
Sedangkan hasil pemantauan banjir di Keclamatan Mendawai yang terdampak banjir terdiri satu desa, yakni Desa Tumbang Bulan sebanyak 20 rumah terdampak banjir.
--page
Sementara hasil pemantauan banjir di Kecamatan Kamipang yang terdampak banjir terdiri dari enam desa.
Keenam desa itu, yakni Jahanjang 5 rumah, Karuing ada 5 rumah, Parupuk sebamyak 9 rumah, Telaga terdapat 10 rumah, Tampelas 10 rumah dan Desa Galinggang ada 5 rumah. (ABDUL GOFUR/B-5)








