MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan bakti kesehatan berupa rapid test massal di Pasar Pendopo, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kamis, 1 Oktober 2020.

Pada kegiatan yang juga sekaligus pemeriksaan kesehatan secara gratis itu target awalnya menyasar 300 orang.

Namun, dalam pelaksanaannya hanya 105 warga yang mau menjalani rapid test. Padahal, kegiatan ini sudah disosialisasikan sebelumnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Siswandoyo mengatakan, dari 105 orang yang menjalani rapid test tersebut, hasilnya 99 orang non reaktif dan 6 orang reaktif.

"Warga yang hasilnya reaktif, kita sarankan untuk karantina mandiri selama 14 hari. Apabila tidak ada gejala maka aman," terangnya.

--page

Menanggapi jumlah warga yang di-rapid test jauh dari target, Siswandoyo mengatakan hal itu karena menghindari kerumunan massa.

"Nantinya, akan ada rapid test lanjutan," pungkas dia. (RAMADHANI/B-11)