BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt. Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya mengikuti rapat koordinasi analisa dan evaluasi pelaksanaan kampanye pada pilkada serentak tahun 2020 yang melalui video conference, Jumat, 2 Oktober 2020.
Rakor dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan diikuti seluruh Kepala Daerah se-Indonesia.
Dalam kesempatan kesempatan itu, Mahfud MD menyampaikan tujuan digelarnya rakor tersebut untuk mendengarkan analisa dan evaluasi pelaksanaan kampanye pilkada serentak yang sudah dimulai sejak 26 September 2020.
"Kita terima hal itu sebagai niat baik dan tulus semata untuk keselamatan rakyat. Tetapi Pemerintah tetap harus mengambil langkah dan keputusan secara konstitusional dan institusional bahwa pilkada tidak ditunda tetapi dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan," katanya.
Semetara itu, KPU RI melalui Plh Ketua KPU RI Ilham Saputra menyampaikan kendala kampanye dari laporan KPU di daerah antara lain beberapa daerah belum memulai kampanye karena masih menunggu ijin berkampanye.
--page
"Seperti keterlambatan penyerahan desain APK dan bahan kampanye seperti data petugas kampanye, relawan, akun medsos terlambat disampaikan oleh paslon kepada KPU," jelasnya. (NOPRI/B-5)








