BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan meminta masyarakat tidak memberikan uang kepada pengemis yang meminta-minta di perempatan jalan.
"Jangan kasih mereka uang, gelandangan pengemis yang sering di perempatan jalan itu. Kalau dikasih, mereka malah makin tumbuh subur. Mereka itu semuanya bukan masyarakat Kalteng," kata Alman, Jumat 2 Oktober 2020.
"Jika masyarakat ingin beramal sebaiknya memberikan bantuan melalui yayasan yang sah. Bisa melalui pondok pesantren, panti jompo, panti sosial, dan sarana amal lainnya yang sudah pasti tepat sasaran," imbuhnya.
Alman mengatakan, keberadaan pengemis di kota setempat sudah sangat meresahkan pengguna jalan. Berulang kali jajaranya menertibkan, bahkan sempat terjadi perlawanan.
"Kami tertibkan gepeng karena mengganggu arus lalu lintas dan itu menjadi tanggungjawab kami untuk memberikan kenyamanan pengguna jalan," ujarnya.
--page
Dia juga mencontohkan pengemis bisa meraup banyak keuntungan dari aktivitasnya di perempatan jalan.
"Coba saja lihat yang baru kami tangkap, 2 hari saja jadi pengemis sudah kumpulkan uang hampir Rp 1 juta. Sementara banyak orang yang lebih membutuhkan bantuan kita, daripada pengemis yang tidak jelas asal-usulnya itu," tandasnya. (HENDRI/B-11)








