BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menyiapkan lahan seluas 186,5 Hektare untuk mendukung pengembangan food estate. Lahan itu disiapkan untuk menjaga ketersediaan pangan melalui produksi pertanian.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya, Renson mengatakan, pihaknya telah berkolabarasi dengan Kementan RI mengenai tata cara mengelola lahan pertanian.
“Tempat kita sendiri terkenal dengan lahan pertanian gambut serta rawa, dan sebagian telah dikelola dengan baik. Lahan seluas 186,5 hektare sudah disiapkan untuk dikelola dalam mendukung food estate," kata Renson, Sabtu 3 Oktober 2020.
Renson mengatakan, pertanian di wilayah setempat telah mampu menghasilkan produk pertanian berupa padi rawa dan produk hortikultura serta beragam jenis buah-buahan.
Pertanian itu sendiri berada di hulu dan hilir. Di hulu ada 2 kecamatan yakni Bukit Batu dan Rakumpit. Mayoritas masyarakat di sana menghasilkan produk pertanian hortikultura dan buah-buahan.
--page
Sedangkan bagian hilir berada di Kecamatan Sabangau, selain telah menghasilkan sayur-sayuran, masyarakat di sana telah mengembangkan penanaman padi rawa.
"Kita juga bekerja sama dengan BPPSDMP melalui penyuluh dan praktisi pertanian untuk mendampingi petani lokal sehingga mampu memberi inovasi dan produktivitas bagi petani itu sendiri," pungkasnya. (HENDRI/B-11)








