PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Selain lokasi kegiatan Bettomu Menyadi Salaman yang berneda, dalam peringatan HUT ke 61 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu 3 Oktober 2020 juga terdalat keunikan dari pemilihan souvenir yang diberikan kepada undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat dan pejabat.

Pasalnya souvenir yang diberikan saat penutupan kegiatan ini adalah kerupuk. Namun kerupuk ini bukan sembarang kerupuk.

Selain ukurannya yang ekstra jumbo, bahan baku kerupuk ini juga berasal dari tanaman Sorgum yang dibudidayakan masyarakat Kecamatan Pangkalan Lada.

Menurut Bupati Kobar Nurhidayah, ia sengaja memilih Kerupuk Sorgum Dewa, karena produk UMKM masyarakat Desa Pangkalan Dewa.

"Ini merupakan salah satu upaya Pemkab Kobar memperkenalkan slaah satu produk unik yang ada di Bumi Marunting Batu Aji. Selain itu ini juga merupakan upaya untuk memulihkan perekonomian masyarakat UMKM yang sempat terdampak akibat pandemi Covid-19," jelasnya.

--page

Karuan saja, sovenir unik ini diterima dengan antusias oleh para undangan yang hadir dalam kegiatan Betomu Menyadi Salaman di Istana Kuning Kesultanan Kutaringin.

Lantaran ukuran kerupuknya yang eksra jumbo, banyak tamu undangan yang sengaja foto sambil memegan kerupuk.

"Wah, kalau ukurannya seperti ini, seminggu dimakan dengan keluarga juga masih belum habis, kecuali memang niat makannya cuma kerupuk saja," ujar salah satu undangan. (WAHYU KRIDA/B-6)