BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Dadang H Syamsu menilai program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2020 ini sangat penting dan membawa efek positif untuk membuka daerah terisolasi.
Akan tetapi kata mantan Ketua Bapemperda yang disayangkan ternyata anggaran yang diberikan sangat minim, untuk program itu hanya dibiayai dari APBD Kotim sekitar Rp450 juta.
“Saya dukung program TMMD ini tapi sayangnya dari sisi keberpihakan anggaran dari pemerintah kabupaten ternyata kurang mendapatkan dukungan yang hanya Rp450 juta untuk kegiatan yang jika diporyekkan itu nilainya bisa miliaran rupiah,”kata Dadang, Senin, 5 Oktober 2020.
Dadang mengapresiasi program kepedulian dari TNI AD tersebut. Baginya, pemerintah seharusnya mendukung penuh kegiatan itu dengan kucuran anggaran yang maksimal.
Dadang berharap untuk tahun anggaran berikutnya anggaran TMMD ini harus lebih maksimal. Bahkan secara politik anggaran mereka mendukung usulan dan ajukan dari eksekutif untuk itu di APBD Murni 2020 mendatang.
--page
"Untuk selanjutnya kita harus dukung mereka secara maksimal, karena program ini sangat bagus, kami DPRD akan mendukung dari sisi penganggaran," pungkas politisi PAN tersebut. (NACO/B-5)








