KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pengembangan peternakan itik di kawasan food estate disosialisasikan kepada masyarakat penerima program tersebut di Kabupaten Kapuas, pada Rabu, 7 Oktober 2020.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian Kapuas melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan bekerjasama dengan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Pelaihari.

Dalam acara ini juga dihadiri dari pihak Dinas Ketahanan Pangan Peternakan Kalteng, dan peserta sosialisasi perwakilan dari masyarakat kelompok ternak Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

"Harapan kita program ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani khususnya peternak karena di dalam mereka melakukan usaha itu harus ada diversifikasi usaha kalau hanya monokultur itu mungkin belum bisa meningkatkan taraf usaha mereka," kata Anjono Bhakti seusai kegiatan.

Ia menjelaskan ini juga merupakan program dari pemerintah pusat dalam pengembangan kawasan food estate.


"Jika ada ternak ada ikan dan tanaman pangan hortikultura perkebunan itu bisa dan itu yang dilakukan pemerintah pusat melalui program food estate ini," tuturnya.

--page


Sementara itu, Kepala BPTU HPT Pelaihari, Ir Jack Pujianto mengatakan ini program Kementerian Pertanian, yaitu food estate termasuk di dalammya termasuk ada peternakan.

"Kami dari Ditjen Peternakan kami memiliki program yang menyangkut food estate yaitu pengembangan itik khususnya itik lokal untuk tingkatkan pendapatan masyarakat," ucap Jack.

Ia menyebutkan juga untuk Kabupaten Kapuas terdapat 5 kelompok yang akan menerima bantuan itik tersebut dari wilayah Kecamatan Dadahup. 

"Masing-masing kelompok akan menerima bantuan itik itu 510 ekor dan lainnya, itu bantuan hibah yang tujuannya bagaimana memberdayakan kelompok dan mendapat penghasilan, rencananya itik akan datang bulan November setelah menyiapkan kandang," tuturnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)