BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran yang menghanguskan rumah milik H Uni anaknya H Hasan Sampit di Jalan Muchran Ali, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menghanguskan seluruh sisi rumah.
Bahkan, banyak harta benda milik korban bersama keluarganya tidak sempat terselamatkan. Akibatnya, kerugian besar diderita korban.
"Kalau harta benda kami banyak yang tidak sempat terselamatkan. Hanya sebagian saja seperti motor dan mobil yang dapat dibawa ke luar rumah oleh masyarakat," ujar Suana, menantu korban yang juga tinggal di rumah tersebut, Rabu, 07 September 2020 malam.
Dia tidak mengetahui berapa jumlah kerugian yang dialami. Namun untuk harta benda miliknya saja seperti emas dan uang Rp 3 juta tidak sempat dibawa keluar. Belum lagi barang elektronik dan juga barang berharga lainnya.
"Kalau punya saya yang pasti emas dan uang. Itu belum termasuk punya suami, dan harta benda lainnya," kata Suana.
--page
Dia menambahkan, barang berharga milik mertuanya dan iparnya juga banyak yang tidak sempat terselamatkan. Sebab saat itu, yang terbesit di dalam pikiran hanyalah menyelamatkan diri, beserta keluarga. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








