PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Bencana Pandemi Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, Elieser Jaya mengharapkan delapan satuan organisasi perangkat daerah atau SOPD yang akan melaksanakan program pemulihan ekonomi bisa berdampak positif bagi masyarakat kabupaten setempat. 

Program tersebut didukung dengan anggaran dari APBD Rp8,4 Milyar dan dilaksanakan delapan SOPD di lingkungan Pemkab Pulang Pisau. Di antaranya Disperindagkop dan UMK, Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Disbudpar, DPMD dan Disnakertran.

"Pelaksanaan ini sesuai Kepres Nomor 82 yang ditindak lanjuti Surat Keputusan Bupati Pulang Pisau Nomor 383, tentang Pemulihan Ekonomi Bencana Pandemi Covid-19, angaran bersumber dari biaya tak terduga APBD tahun 2020," terangnya. 

Berikut anggaran dari masing-masing SOPD.

Disperindagkop UMK dengan kegiatan penguatan modal usaha bagi pelaku UMK, alokasi anggaran sebesar Rp3.333.490.350, Dinas Perikanan melaksanakan kegiatan pengembangan budidaya ikan dan pengembangan penangkapan dengan anggaran Rp499.925.800, Dinas Pertanian kegiatan pemulihan ekonomi dengan penyediaan sarana produksi dengan anggaran sebesar Rp1 miliar.

Kemudian Disnakertran mendapat anggaran Rp339.214.000 akan melaksanakan kegiatan pemulihan ketrampilan sablon dan tata boga. Disbudpar dengan alokasi anggaran Rp550 juta, akan melaksanakan kegiatan pembukaan kembali destinasi wisata dan subsidi bagi pemulihan aktifitas sanggar seni tari dan budaya. 

--page

Selanjutnya Disperkimtam dalam program tersebut akan melaksanakan kegiatan padat karya tunai di Kecamatan Kahayan Hilir, Maliku, Pandih Batu dan Sebangau Kuala dengan alokasi anggaran Rp1.230.472.700, dan PURP dengan anggaran Rp1.190.000.000, melaksanakan kegiatan padat karya tunai di bidang infrastruktur.

Sementara DPMD dalam program pemulihan ekonomi ini melaksanakan kegiatan bantuan dana usaha untuk membantu kelompok ekonomi masyarakat dengan alokasi anggaran sebesar Rp280 juta.

"Seluruh SOPD yang akan melaksanakan program pemulihan ekonomi bencana pandemi Covid-19 agar bisa segera melakukan persiapan untuk melaksanakan kegiatannya," harapnya.

Dengan adanya program pemulihan ekonomi bencana pandemi Covid-19 dia juga berharap bisa berdampak positif bagi pemulihan ekonomi di Kabupaten Pulang Pisau.(JAMES DONNY/B-7)