KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong bersama Wakilnya Efrensia L.P Umbing menghadiri sekaligus ikut melakukan panen perdana padi sawah di kelompok tani (Poktan) Sentol Jaya, Kecamatan Kurun, Jumat, 9 Oktober 2020.

Hadir dalam panen padi musim tanam April sampai September atau ASEP ini Anggota DPRD Gunung Mas, Ice Purnama Sari, Ketua TP-PKK, Mimie Marati  Jaya S Monong, Kepala Dinas Pertanian, Rodi, kelompok tani dan tamu undangan lainnya. 

Usai panen menggunakan cara tradisional, Bupati Gunung Mas mencoba menjalankan mesin panen padi combine ukuran sedang di areal persawahan padi yang akan dipanen.

Dalam sambutannya Jaya S Monong mengatakan panen perdana padi sawah musim tanam ASEP ini merupakan salah satu upaya untuk memotivasi peningkatan hasil petani serta untuk memasyarakatkan gerakan tanam padi di Kabupaten Gunung Mas. 

"Panen padi ini sekaligus sebagai bukti dukungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terhadap upaya pemulihan ekonomi masyarakat disaat kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini," ucapnya. 

--page

Di samping tanaman padi ini juga untuk mendukung program pemerintah sekaligus sebagai upaya ketahanan pangan di kabupaten bermotto Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini. 

Dia menuturkan sasaran tanam padi pada tahun 2020 seluas 1.059 hektare dengan rincian penanaman padi sawah 475 hektare dan padi ladang 602 hektare sesuai keputusan Bupati Nomor 412 Tahun 2020.

"Produksi padi sawah yang sudah di panen hingga april 2020 mencapai 713 ton gabang kering panen (GPK), produksi ini dari 5 kecamatan yakni Kecamatan Tewah, Kurun,  Sepan dan Manuhing Raya," katanya. 

Dia berharap dengan adanya panen perdana padi sawah ini agar petani dan seluruh Poktan di Kabupaten Gunung Mas dapat lebih meningkatan pemanfaatan lahan yang tersedia.

Sehingga hasil usaha tani dapat meningkatkan serta memberi dampak yang baik untuk kesejahteraan keluarga petani. 

"Saya juga sangat berharap keseriusan budidaya dari para petani dan swadaya patani agar dapat mendukung sarana produksi yang telah diberikan oleh dinas pertanian guna optimalnya produktivitas pengembangan padi sawah ini," tandasnya. (HENDRA/B-6)