BORNEONEWS, Tamiang Layang - Senyum sumringah terpancar di wajah para warga Dusun Layung Habang, Desa Sibung, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur.
Betapa tidak, setelah puluhan tahun mendambakan jalan tembus menuju Desa Sibung, Kecamatan, dan menuju ke ibu kota Kabupaten, kini harapan tersebut tercapai melalui program TMMD 109 reguler.
Bahkan jalan yang dibangun ini juga dipergunakan masyarakat untuk pergi ke kebun dan mengakut hasil pertanian sangat nyaman dilalui, meski pengerjaannya belum selesai.
Awalnya jalan tembus hanya jalan setapak, namun kini jalan tersebut mulai dibangun oleh Kodim 1012 Buntok melalui Satgas TMMD regular ke-109.
“ProgramTMMD 109 ini sangat membantu dan sangat bermanfaat bagi kami Dusun Layung Habang Desa Sibung,” kata Suriadi salah satu warga, Sabtu, 10 Oktober 2020.
--page
Ia mengatakan, mengatakan bahwa dengan dibukanya jalan setapak ini menjadi jalan umum, warga sangat bahagia. Bayangkan telah puluhan tahun keinginan memiliki jalan, baru sekarang terkabul berkat kegiatan TMMD ini.
“Saya atas nama warga Dusun Layung Habang dan Desa Sibung mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD khusunya Dandim 1012 Buntok serta Pemkab Bartim yang telah menunjuk tempat kita menjadi sasaran TMMD,” ucap dia.
“Alhamdulillah apa yang menjadi keinginan warga dapat tercapai tahun ini,” imbuhnya.
Senada warga lainnya, Sunyek mengatakan, bahwa jalan yang dibangun satgas TMMD ini mulai merasakan manfaatnya yakni telah bisa dilintasi untuk beraktivitas menyedap karet di kebunnya.
“Meski usai hujan deras dan jalan masih belum selesai dikejakan, namun bisa dilewatingan sangat nyaman,” ucap dia.
--page
Ia membeberkan, baru saja menikmati jalan hasil dari program TMMD Kodim 1012 Buntok. Dia juga mengaku tambah semangat dan lebih rajin ke kebun setelah jalan bisa dilalui.
Tak hanya itu, penjual pentol pun telah bisa berjualan ke dusun layung habang menggunakan sepeda motor. Hal ini karena jalan yang dibangun bisa dilewati meski belum jadi 100 persen.
Salah seorang warga, Ngali, pulang dari kebun tiba-tiba menerobos rombongan TNI saat kunjungan Tim Wasev dari Mabes AD Brigjen TNI Furdiyantoso.
Secara spontan pria yang sehari-harinya bekerja sebagai petani dan pekebun tersebut memeluk erat Jendral TNI ini.
Sembari tersenyum bahagia, Pak Ngali mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI yang sudah mendedikasikan dirinya untuk membangun jalan dan kegiatan non fisik lainnya di desanya.
--page
“Terima kasih pak tentara, terima kasih jendral, berkat TMMD desa kami bisa tersentuh pembangunan. Semoga semua jajaran TNI selalu dalam keadaan sehat dan diberikan berkah oleh Allah SWT,” ucap dia sambil berkaca-kaca.
Sementara itu, Dandim 1012 Buntok Letkol Inf DwiTantomo merasa haru dan senang mendengar warga bisa melewati jalan TMMD untuk bekerja ke kebun.
Ia berharap, apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah dan TNI melalui TMMD , masyarakat dapat menikmati dan merasakan adanya perubahan dari semula jalan setapak, kini dapat dilalui untuk bekerja ke kebun
Ia membeberkan, Kodim 1012 Buntok merupakan komando pembinaan dan operasional kewilayahan TNI-AD dibawah Korem dengan wilayah pembinaan teritorial meliputi Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur.
Serta Kodam merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang membawahi 2 Korem, meliputi Korem 121/ ABW Provinsi Kalbar dan Korem 102/Pjg Kalteng. Korem sendiri membawahi 7 Kodim satunya adalah Kodim 1012/ Buntok.
--page
Ia menjelaskan bahwa tujuan pembangunan di Bartim sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 Tentang TNI, Dalam Operasi Militer Selain Perang salah satu tugasnya adalah mengamanatkan membantu tugas Pemerintah di Daerah.
Implementasinya adalah Kodim 1012/Buntok membantu pemerintah Barsel dan Bartim dalam mempercepat Pembangunan di daerah, Mengatasi Pademi Covid-19, Mengamankan Tahapan Pilgub Kalteng 2020 dan Mencegah terjadinya Bencana Karhutla.
Kaitannya membantu Pemda dalam mempercepat pembangunan di daerah seperti yang sedang dilakukan kodim 1012/ Buntok sekarang ini di didesa Sibung Dusun Layung Habang melalui Program TMMD.
Program TMMD ini salah satu wujud Operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya.
Yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama segenap lapisan masyarakat, kegunaannya adalah untuk meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal.
--page
Terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana. Program ini juga merupakan bagian dari komitmen TNI-AD untuk ikut membangun bangsa dan negara bersama komponen bangsa lainnya secara sinergi dan berkesinambungan.
“TMMD ini juga merupakan bukti nyata hadirnya TNI-AD di tengah masyarakat dalam membantu menyelesaikan masalah di Desa Sibung Dusun Layung Habang,” Dwi Tantomo Lulusan Akademi Militer Magelang Tahun 2001.
Adapun Dasar atau pertimbangan Pemilihan lokasi TMMD di Desa Sibung, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur karena Aspirasi masyarakat desa tersebut dan untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.
Manfaat yang di raskan nyata oleh masyarakat dengan adanya Program TMMD di Desa Sibung adalah Akses jalan semakin dekat dan mempersingkat waktu tempuh menuju Ampah biasanya 13 Km menjadi 7 Km.
Lebih dekat dan memperlancar untuk pemasaran hasil pekebunan dan pertanian dari 4 desa menuju ke Ampah dan aktifitas anak-anak ke sekolah lebih dekat dan aman.
--page
Ia menambahkan, adapun program TMMD ke 109 reguler tahun 2020 di lakukan selama 30 hari yang dimulai dari 22 September-21 Oktober. Dalam pelaksanannya tidak hanya Kegiatan Fisik melainkan juga melakukan Kegiatan Non Fisik.
Untuk kegiatan fisik yakni pembangunan jalan dari Desa Sibung menuju Dusun Layung dengan panjang 3 kilomter dan lebar 8 meter.
Sementara untuk kegiatan non fisik yakni pelayanan dan penyuluhan kesehatan. Protokol Kesehatan, Pengobatan Massal dan Pelayanan Kesehatan Gratis, Penyuluhan Bela Negara, Wawasan Kebangsaan dan Hukum serta Penyuluhan Kewirausahaan. Perikanan, Peternakan dan Pertanian.
“Kegiatan Non Fisik ini bertujuan untuk membangun jiwa dan mental masyarakat agar mempunyai Sikap Nasionalisme, Ketahanan Sosial, Meningkatkan perekonomian dan Selalu hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan di tengah Pademi covid-19,” ucap dia.
Masyarakat pun lanjut dia, senang dan mulai melintasi jalan tersebut walaupun belum selesai sepenuhnya.
--page
Untuk tahun 2021 mendatang akan dilaksanakan TMMD di Kabupaten Barito Selatan. Hal tersebut di karenakan sesuai permintaan dari tokoh masyrakat yang menginginkannya.
Hal ini untuk mempercepat pembangunan dalam bidang infrastruktur pembukaan jalan. (URIUTU DJAPER/B-5)








