BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Khozaini menekankan agar Bawaslu setempat berani dan tegas. Pasalnya, ia melihat banyak pihak yang sengaja melakukan pelanggaran pilkada.
"Seperti ASN misalnya, mereka mengetahui kalau ikut politik praktis itu melanggar, namun karena ini tidak ada tindakan tegas, mereka seolah-olah berani melakukan itu," kata Khozaini, Sabtu, 10 Oktober 2020.
Dia menambahkan, fenomena itu menjadi tantangan berat bagi Bawaslu dalam melaksanakan tugasnya dengan maksimal.
"Kalau Bawaslu tegas, saya yakin akan membawa dampak besar dalam pelaksanaan pilkada yang jujur dan adil," kata dia.
Khozaini juga berharap pilkada kali ini bebas dari praktik yang menciderai demokrasi, guna menghasilkan pemimpin yang sesuai harapan masyarakat.
--page
"Apalagi seperti kita ketahui, anggaran yang tidak sedikit. Sangat disayangkan kalau ada pelanggaran dibiarkan," tandasnya. (NACO/B-11)








