BORNEONEWS, Sampit - Sebuah pikap bermuatan 12 orang terbalik di Jalan HM Arsyad Km 65, Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu 10 Oktober 2020.
Informasi terhimpun, sekitar 6 orang korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Samuda untuk mendapatkan perawatan. Dan sejumlah korban lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit untuk penanganan intensif.
Korban rata-rata masih pelajar dan berusia antara 12 - 17 tahun. Sebagian korban mengalami luka-luka mulai keseleo hinga retak di bagian kaki.
Para korban merupakan santri pesantren di Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotim. Meraka berangkat dari asrama guna melakukan rihlah dan tafakkur alam di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit.
Kronologisnya berawal saat pelajar berangkat menggunakan sebuah pikap. Setibanya di Desa Lampuyang, tiba-tiba ban pikap sebelah kiri keluar dari aspal dan kendaraan tersebut oleng.
--page
Sopir berupaya untuk naik ke badan jalan lagi. Namun malah membuat mobil terbalik di jalan tersebut.
Kecelakaan tersebut ditangani aparat Polsek Jaya Karya dan Satlantas Polres Kotawaringin Timur. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








