BORNEONEWS, Palangka Raya - Bocah laki-laki yang ditemukan tewas setelah terjatuh dari lorong lif lantai II Masjid Kubah Kecubung, Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya diketahui sebagai warga Marina Permai.
Informasi yang diperoleh borneonews.co.id, korban masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar Negeri di Kota Palangka Raya.
Menurut Salah satu teman korban, Am, mereka saat itu 6 orang bermaksud bermain ke masjid tersebut.
Mereka dengan leluasa memasuki kawasan masjid melalui pintu depan yang sebelumnya sudah dalam keadaan terbuka.
"Kami masuk ke masjid ini melewati pintu depan dan pintunya sudah terbuka, tidak ada penjaga," ucap Am.
--page
Setelah itu, lanjut Am, masuk melewati tangga belakang dan naik ke tingkat paling atas di masjid itu.
Dari pengakuannya, tidak ada satupun pekerja yang melarang atau menegur hingga terjadilah peristiwa tersebut.
Ketika borneonews.co.id mengkonfirmasi kepada salah satu pekerja di tempat itu, mereka membantah. Menurutnya, pihaknya sudah menegur para bocah itu, namun tidak didengar.
"Ketika kami tegur, mereka tidak mendengarkan pak. Saat kejadian kami sedang istirahat pak, itupun sebagian saja yang bekerja di sini yaitu bagian las saja," ucap salah satu pekerja yang tidak mau disebutkan namanya. (PARLIN TAMBUNAN/B-7)








