KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Kerusakan jalan dari Kasongan Kecamatan Katingan Hilir menuju Tumbang Samba Kecamatan Katingan sepanjang sekitar 70 Km saat ini tidak jarang muncul titik kerusakan. 

Kerusakan jalan diperparah dengan adanya bencana banjir akibat luapan Sungai Katingan pada September 2020 selain disebabkan transportasi kendaraan yang mengangkut kayu masak maupun log atau bulat. 

Bahkan ada warga yang memposting kerusakan jalan Kasongan menuju Tumbang Samba ini di media sosial Facebook. 

Yakni akun Ahmad Saifudi yang memposting keluhan kerusakan jalan itu di grup 'Suara Rakyat Katingan' Senin, 12 Oktober 2020 hari ini. 

"Untuk yang sangat kami hormati para pemangku kebijakan di Kabupaten katingan terkait persoalan jalan Kasongan - Tumbang Samba yang saat ini sangat memprihatinkan, begitu banyak kerusakan2 yang sangat parah," kata Ahmad Saifudi.

--page

Menurut warga Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah ini,  jumlah titik kerusakan sudah tak terhitung lagi.

Dia mempertanyakan sebenarnya yang menjadi penyebab utamanya, tentu sudah tidak menjadi rahasia lagi bagi semua.

Pasalnya karena kendaraan yang bermuatan dengan tonase besar selalu melintasinya. "Apa itu..???, Truck besar bermuatan kayu. Dan kami kami sebagai masyarakat memohon kepada pemangku kebijakan agar bisa memgambil sikap dan membuat kebijakan demi kepentingan masyarakat banyak, terutama masyarakat  Katingan," ujarnya. 

Menurut dia bahwa kepentingan pengusaha harus berbanding lurus dengan kepentingan masyarakat. Jangan sampai demi kelancaran pengusaha tapi masyarakat luas yang mendapatkan dampaknya.

"Bagaimana sekiranya semua bisa berjalan tentu harus diatur sedemikian rupa agar pengusaha bisa lancar, jalan tidak cepat rusak, dan kepentingan masyarakatpun juga tetap lancar," imbuh Ahmad Saifudi yang juga mantan anggota DPRD Katingan ini. (ABDUL GOFUR/B-6)