BORNEONEWS, Tamiang Layang - Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Timur Simon Biring, menyampaikan pesan agar keluarga pasien positif covid-19 tidak perlu khawatir tentang pasokan gizi bagi pasien.
"Tidak perlu kuatir karena dokter sudah mengukur kebutuhan gizi pasien," katanya, Senin 12 Oktober 2020.
Dia dapat memaklumi perhatian keluarga atas pasien yang sedang dirawat atau menjalani isolasi, namun Simon menilai pemberian makanan yang berlebihan dapat menjadi masalah kesehatan baru bagi pasien.
"Ada beberapa kasus pasien yang kolesterolnya jadi meningkat karena dikirimi banyak jenis makanan yang dapat meningkatkan kolesterol, apalagi kalau tidak diimbangi dengan olahraga," imbuhnya.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Timur ini, berharap dalam beberapa hari ke depan angka kesembuhan pasien terus meningkat terutama setelah dioperasikan rumah susun di Desa Jaar sebagai tempat isolasi pasien positif tanpa gejala atau OTG.
--page
"Kalau di rumah susun kan semakin bagus manajemen pemutusan rantai covid-19 karena lingkungannya mendukung, cukup panas matahari dan areal terbuka yang luas," katanya.
"Pasien juga dapat leluasa berolahraga serta kualitas udara di lingkungan itu lebih bagus karena tidak berada di areal pemukiman padat," pungkasnya. (BOLE MALO/B-6)








