BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Juliansyah mendesak agar pemerintah kabupaten punya perencanaan untuk pemulihan ekonomi di tahun 2021 mendatang. Dan itu harus tertuang dalam kebijakan APBD 2021.
Dia menekankan, harus ada solusi dari pemerintah kabupaten untuk mendongkrak kembalinya kondisi perekonomian di daerah ini.
Juliansyah mendorong agar pemulihan ekonomi ini harus secara komprehensif, selain itu juga mesti terintegrasi dengan program pengembalian ekonomi oleh pemerintah pusat.
"Program mesti sejalan dengan pemerintah pusat untuk dilaksanakan di daerah. Jangan sampai ada tumpang tindih program. Mana yang dibiayai pusat dan pemerintah daerah," katanya, Selasa, 13 Oktober 2020.
Politisi Partai Gerindra Kotim itu menyebutkan pemulihan ekonomi ini bisa dilakukan melalui program-program produktif. Seperti di bidang pertanian, peternakan, perikanan serta kegiatan UMKM yang ada. Program itu mesti mendapatkan kucuran anggaran agar bisa berjalan dengan baik.
--page
Begitu juga untuk lembaga keuangan perbankan, hendaknya bisa memberikan kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha yang perlu modal.
Selain itu, sinergitas untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19 harus dilakukan secara cepat. Apalagi dalam kondisi keuangan negara yang banyak tersedot untuk urusan penanganan tersebut.(NACO/B-11)








