SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kasus Covid-19 atau virus Corona yang saat ini melanda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ternyata menjadi beban berat Supian Hadi selama menjabat sebagai bupati 2 periode.

"Tugas paling berat yang saya alami selama menjadi Bupati Kotim adalah penanganan Covid-19," ujarnya, Selasa, 13 Oktober 2020. 

Dia mengungkapkan di akhir masa jabatannya ini beban berat sebagai kepala daerah sangat diuji dengan adanya pandemi Covid-19.

Karena tidak hanya menguras tenaga dan pikiran saja, namun juga menguras hampir seluruh anggaran yang sudah di programkan pihaknya sejak awal awal 2020. 

Yang lebih berat lagi, dirinya harus memilih mendahulukan perekonomian masyarakat atau kesehatan masyarakat. Sedangkan, keduanya merupakan hal yang wajib dilakukan olehnya sebagai pemimpin daerah.

--page

"Banyak dilema yang terjadi, di satu sisi kesehatan masyarakat sangat penting. Di sisi lainnya perekonomian adalah yang harus dilaksanakan demi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Pandemi sendiri sudah berjalan hampir 7 bulan. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan berakhirnya. Bahkan penyebarannya di Kotim masih berada di zona oranye. 

Dampak dari hal tersebut juga berujung pada banyaknya program pembangunan yang terpaksa tidak jalan. Karena keterbatasan anggaran. 

Meskipun begitu, dirinya akan berupaya maksimal untuk menanggulangi pandemi Covid-19, sehingga bisa segera berakhir dan masyarakat bisa dengan nyaman beraktivitas. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)