SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Volume sampah di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dihasilkan dari sampah rumah tangga dan lain-lain, selama pandemi Covid-19 mengalami peningkatan. 

"Saat ini volume sampah mengalami kenaikan yakni 5% hingga 10%. Rata-rata peningkatan tersebut dari sampah rumah tangga," ujar Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLH Kotim Gatot Ismutarto, Selasa, 13 Oktober 2020. 

Meski cenderung mengalami peningkatan volume sampah tersebut, namun masih dapat tertangani oleh pihaknya. Peningkatan itu terjadi karena perubahan pola aktivitas warga, yang saat ini lebih banyak di rumah.

"Peningkatan ini mungkin karena warga banyak di rumah saja," kata Gatot. 

Dia menyebutkan bahwa jumlah sampah yang terangkut rata-rata mencapai 60 ton hingga 65 ton per harinya. Jumlah tersebut, masih normal dan masih dapat mereka tangani hingga pembuangan ke TPA.

--page

Peningkatan sampah juga dinilai bisa saja terjadi, jika di daerah ini ada kegiatan atau peringatan hari-hari besar. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)