SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Tim Kampanye Sugianto-Edy di Kabupaten Kotawaringin Timur, Rahmat Nasution Hamka menyebutkan cukup 2 alasan saja mengapa harus mendukung dan memilih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, Sugianto-Edy.

"Cukup 2 alasan saja, tidak perlu banyak, Pak Sugianto ini orangnya berani dan peduli. Dalam hal berani tongkang beliau tahan karena tidak bayar royalti, beliau tagih, akhirnya apa? PAD kita mampu meningkat, itu salah satu contoh saja," ucapnya usai pelantikan dan pengukuhan tim kampanye Sugianto-Edi Kotim, Jumat, 16 Oktober 2020 malam di Gedung Serbaguna Sampit

Sugianto juga dianggap peduli karena selama ini kata dia banyak orang yang dibantu. Selain itu respon dan tanggap membantu orang kesusahan tidak menunggu anggaran APBD namun kerap kali keluar dari uang kantong pribadinya.

"Kalau ada yang seperti beliau ini saya akan pindah dukungan," tegasnya.

Alasan lain juga kata dia pasangan tersebut punya program yang dahsyat. "2 saja saya contohkan ya, kalau semua saya ungkapkan kebanyakan," ujarnya.

--page

Di antaranya program beasiswa kuliah bagi seluruh mahasiswa yang ada di Kalimantan Tengah termasuk mahasiswa yang turut ikut menikmatinya yakni kabupaten Kotawaringin Timur.

Selain itu kata mantan anggota DPR RI tersebut di bidang kesehatan untuk kelas 3 di rumah sakit Doris Silvanus sudah digratiskan pengobatannya jika masyarakat masuk di ruangan tersebut.

Sugianto juga disebutkannya merupakan sosok yang teladan kepada siapa saja terutama orang tua ia selalu hormat selain itu banyak memiliki anak angkat yang diangkat dari anak orang yang tidak mampu.

"Bahkan ada anak orang tidak mampu di kuliahan belia di kedokteran, ini luar biasa," tegasnya.

Maka dari itu menurutnya yang perlu dipahami bersama agar tidak salah dalam memilih pemimpin Kalimantan Tengah yakni dengan menentukan sikap dengan memilih pemimpin yang sudah memberikan bukti agar tidak memilih kucing dalam karung.

--page

"Mohon dukungannya semua, di Kabupaten Kotim kita harus mendapatkan kemenangan yang mutlak dan signifikan," tandasnya. (NACO/B-5)