SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Budaya gotong royong di tengah masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), saat ini sudah sangat baik. Oleh sebab itu, harus terus dijaga karena sangat banyak manfaatnya.

"Saat ini sudah baik. Masyarakat baik di desa maupun di perkotaan, harus terus menjaga budaya yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat," ujar Halikinnor, Calon Bupati Kotim nomor urut 1, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Dia menuturkan, ada banyak manfaat dalam bergotong royong. Tidak hanya meringankan pekerjaan untuk menjaga lingkungan, namun juga akan tercipta tali silaturahmi antar-masyarakat.

Budaya tersebut juga tidak membedakan apapun pangkat, golongan, suku, agama, maupun ras. Semuanya akan menjadi satu, turun dan bekerja sama dalam menyelesaikan segala masalah.

"Inilah budaya nenek moyang kita yang harus dicontoh dan ditanamkan dalam diri kita," kata Halikinnor.

--page

Pada kesempatan itu, Halikinnor menyempatkan diri untuk ikut bergotong royong di tengah masyarakat di Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang. Hal itu dilakukannya sebagai upaya menunjukan kepada masyarakat, bahwa ia akan siap untuk bergotong royong membangun daerah ini menjadi lebih baik.

Menurutnya, saat ini masih banyak hal yang harus dilakukan untuk Kotim kedepan. Itu sudah diketahui dirinya yang pernah menjabat sebagai Sekda Kotim beberapa tahun terakhir. 

"Kalau dulu sebagai Sekda, terbatas mengambil kebijakan. Sehingga, kalau nanti dipercayakan oleh masyarakat, saya akan melanjutkan pembangunan di Kotim ini yang sudah baik, menjadi lebih baik lagi," terang Halikinnor. 

Halikinnor maju bersama Irawati sebagai calon bupati Kotim nomor urut 1. Program prioritas dirinya adalah menjadikan Kotim terbaik se-Kalteng dari segai ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pariwisata. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)