BORNEONEWS, Sampit - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ternyata tidak hanya mengakibatkan banjir di beberapa titik pemukiman warga Sampit. Namun, juga berdampak terhadap sejumlah kecamatan di wilayah Utara.
"Banjir juga terjadi di wilayah Utara Kotim, dan saat ini sudah ada 4 kecamatan yang masuk laporannya kepada kami," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Yephi Hartdi, Sabtu 17 Oktober 2020.
Empat kecamatan tersebut di antaranya Kota Besi, Cempaga Hulu, Kuala Kuayan, dan Cempaga Hulu. Dampak banjir di daerah tersebut belum diketahui ketinggian dan berapa rumah yang tergenang.
Namun dari prediksi mereka, kemungkinan air akan cepat surut jika hujan tidak terjadi lagi dalam beberapa waktu kedepan. Tetapi jika sebaliknya, maka debit air akan semakin meningkat.
"Mudah-mudahan hujan tidak terjadi, sehingga air bisa cepat turun," harap Yephi.
--page
Pihak BPBD sendiri saat ini terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa yang dilanda banjir. Jika debit air semakin meningkat, pihaknya akan datang ke lokasi untuk memberikan bantuan dan hal lainnya yang diperlukan masyarakat.
"Kalau rumah warga, sudah ada yang dimasuki air. Namun, ada juga di daerahnya hanya jalan yang digenangi. Tetapi itu cukup mengganggu aktivitas masyarakat," terang Yephi. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








