PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Forum Keserasian Sosial Mendawai siap meningkatkan budaya gotong royong untuk memperkuat kebersamaan termasuk menangkal terjadinya konflik sosial. 

Hal itu terkemuka dalam dialog Tematik I Forum Keserasian Sosial Mendawai yang digelar di halaman SDN 14 Palangka, Kota Palangka Raya, Sabtu, 17 Oktober 2020. 

Kegiatan tersebut menghadirkan Diah Purwati, Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Dinsos Kalteng sebagai pemateri. Ada juga Kabid Linjamsos Dinsos Kota Palangka Raya, Yus Anwar. Turut hadir Lurah Palangka, Ellia Agustina, aparat kepolisian dan lain-lain. 

"Keserasian sosial merupakan salah satu program Kemensos untuk membantu masyarakat mencegah konflik. Jadi konflik di masyarakat diminimalisir dengan kegiatan. Makanya kegiatan dilaksanakan dengan gotong royong. Kebetulan di Mendawai dibangun titian (jembatan)," kata Diah dalam paparannya. 

Dia menuturkan, titian tersebut nantinya akan dibangun secara gotong royong tanpa adanya upah tukang. "Jadi tidak ada upah tukang, tapi ada biaya pendukung untuk gotong royongnya," ungkapnya. 

--page

Sementara itu, Yus Anwar menambahkan, program Kemensos tersebut dilaksanakan dinsos provinsi dan kota bekerja sama dengan pelopor perdamaian. 

"Tujuannya mengantisipasi atau mengendalikan terjadinya konflik atau suatu permasalahan di masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, program tersebut sangat bagus terlebih untuk kepentingan masyarakat. "Melalui forum ini, semua dapat dimusyawarahkan dan dapat menghasilkan yang sifatnya positif. Dengan adanya kebersamaan, keharmonisan, maka wilayah akan aman, damai dan sejahtera," bebernya.

Selanjutnya, Ketua Forum Keserasian Sosial Mendawai, Maimunah mengatakan, siap meningkatkan gotong royong memperkuat kebersamaan dan menangkal konflik sosial. 

"Ini juga keinginan masyarakat (gotong royong). Sebelumnya sudah dimusyawarahkan," katanya.

--page

"Titian yang dibangun sepanjang 80 meter berkonstruksi kayu dengan lebar sekitar 1,60 meter. Namun sebenarnya,  panjang titian itu 100 meter sehingga sisanya nanti akan diselesaikan warga," tambah dia.

Upaya dalam meningkatkan gotong royong tersebut mendapat apresiasi dari aparat kepolisian. Apalagi, kegiatannya sangat positif dalam membangun kebersamaan. (BUDI YULIANTO/B-7)