SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemadaman kebakaran yang terjadi di Pasar Sejumput, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggunakan 3 buah mobil damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, dibantu Balakar, Pertamina, dan juga Tugboat dari Sungai Mentaya. 

"Pemadaman berlangsung sekitar 3 jam, hingga pendinginan berlangsung," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim Rihel, Senin, 19 Oktober 2020. 

Selain armada pemadam kebakaran, pihaknya juga menerjunkan 20 personel untuk berjibaku dan berupaya memutus penyebaran api tersebut. Agar tidak terus menjalar ke bangunan lainnya. 

"Saat itu yang kami lakukan memutus api agar tidak menyebar, karena kalau dibiarkan akan lebih banyak bangunan yang jadi korban," kata Rihel. 

Sementara, pihaknya belum bisa memastikan berapa rumah yang menjadi korban kebakaran tersebut. Namun kemungkinan besar ada sekitar 11 rumah dan 30 kios yang dilahap api tersebut.

--page

Dari informasi sementara, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sedangkan, asal api sendiri belum diketahui darimana. Karena masih dalam penyelidikan kepolisian. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)