PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Hingga saat ini belum ada tanda-tanda kapan kepastian Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Pulang Pisau akan dibangun. Padahal, keberadaan BLK ini sangat strategis. 

Kepala Disnakertrans Kabupaten Pulang Pisau, Farisco J.S Ibat menjelaskan terkait kepastian pembangunan BLK dirinya juga belum tahu. Sebelumnya untuk desain kantor BLK ini sudah dibuat. 

"Kalau dari kami sudah sering mengusulkan. Tetapi tampaknya belum disetujui," kata Farisco, Rabu, 21 Oktober 2020. 

Menurut dia, keberadaan BLK ini harus dipenuhi oleh daerah. Karena BLK ini nantinya ibarat mesin pencetak tenaga kerja siap pakai. 

"Kalau daerah punya BLK ini akan sangat luar biasa. Daerah pasti akan bisa menekan angka pengangguran," ucap dia. 

--page

Farisco menuturkan, pembangunan BLK ini membutuhkan dana cukup besar. Dari perhitungan sampai selesai melalui desain yang sudah dirancang itu, dana yang harus disiapkan sekitar Rp 5 miliar sampai Rp 6 miliar. 

"Sudah lengkap dengan kantor UPDT nanti di BLK itu. Saya rasa BLK ini salah satu yang harus menjadi prioritas bagi pemerintah daerah," ungkap Farisco. (M.BADARUDIN/B-5)