PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Mencari barang bekas di tempat pembuangan sampah menjadi aktivitas sehari-hari yang dilalui oleh Inur (55). Ia mengaku belum mengerti manfaat kenapa harus menggunakan masker setiap keluar rumah saat beraktivitas, meskipun dirinya juga selalu menggunakannya.  

Inur menyebut mendapatkan masker tersebut dari anggota polisi. Masker biru nampak menempel menutup sebagian wajah warga Kelurahan Bereng Kecamatan Kahayan Hilir ini. Sebuah logo kepolisian berwarna kuning menghiasi masker tersebut.

"Diberi polisi supaya saat keluar rumah dipakai," ujar Inur menirukan pesan seorang yang memberikan masker tersebut, Minggu, 25 Oktober 2020.

Inur mengaku kurang mengetahui persis kenapa dirinya harus menggunakan masker pada saat keluar rumah. Kesibukannya di jalan dan keluarga untuk mengais rezeki membuat Inur tidak terlalu memikirkan pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. 

Pandemi nampaknya tidak menjadi pengaruh buat dia, asalkan pada hari itu bisa mendapatkan hasil untuk kebutuhan kelurganya di rumah. "Gasan biaya sekolah dan makanan anak buah (anak-anak)," kata Inur sedikit berbahasa Banjar.

--page

Inur mengatakan, mencari barang bekas tidak mudah. Bahkan dalam sehari, barang yang diperoleh tidak dapat mencukupi kebutuhan pada saat itu. Demikian juga suaminya yang juga seorang buruh bangunan belum bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Menjual barang bekas ini bisa dapat 20 ribu, terkadang tidak ada hasil sama sekali," ujar Inur. 

Dengan kondisi di tengah pandemi Covid-19 yang serba sulit ini juga Inur berharap ada bantuan dari pemerintah yang mengalir dan bisa meringankan kebutuhan keluarganya. "Mudahan ja rezeki bisa dapat bantuan dari pemerintah," harapnya. (JAMES DONNY/B-7)