SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Lurah Sawahan, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Legendaria Okta mengatakan, pihaknya bersama warga setempat telah bergotong royong memindahkan kuburan yang terbongkar akibat banjir.

Makam yang terbongkar tersebut berada di komplek makam Noor Agung yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sawahan, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim, air itu merendam kuburan setelah diguyur hujan lebat.

"Tadi sudah kami pindahkan, namun sampai saat ini kita belum mengetahui keluarga dari jenazah yang ada di kuburan ini," katanya saat turun ke lokasi bersama anggota DPRD Kotim.

Lanjut Legendaria dengan hati nurani melihat pemakamannya terbongkar bahkan peti jenzahan dan kain kafannya juga terlihat, membuat mereka merasa bertanggung jawab merawatnya.

Sehingga, kata dia pemindahan kuburan tersebut tidak diketahui oleh keluarga almarhum. Pasalnya tidak ada keluarganya yang berkunjung atau menghubungi pasca kejadian itu.

--page

Namun dengan berbagai pertimbangan bersama tokoh masyarakat setempat akhirnya kuburan tersebut dipindahkan ke lokasi yang tidak tergenang banjir.

"Kita berpikir positif saja, karena tidak tega melihat pemakamannya seperti itu sehingga dengan segera kita pindahkan," tandasnya. (NACO/B-5