PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Sesosok bayi perempuan ditemukan oleh warga di Murung Raya. Diduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orangtuanya.

Menanggapi ini, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Perlindungan Perempuan dan Anak dan Keluarga Berencana (Disdalsuk P2AKB) Kabupaten Murung Raya (Mura) Lynda Kristiane Perdie menyampaikan keprihatinannya.

Ketua TP-PKK Mura ini mengatakan bahwa tidak habis pikir masih ada orang tua yang tega membuang buah hatinya dan tentu apapun alasannya hal itu tidak bisa dibenarkan dan tentu pelaku harus mendapatkan sanksi hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Ia juga menyampaikan bahwa kasus pembuangan bayi ini untuk yang kesekian kalinya terjadi di wilayah Kabupaten Mura, dan beruntung kali ini, bayi ditemukan warga masih dalam kondisi yang baik meski harus mendapatkan perawatan.

“Saya sangat kaget dan prihatin masih ada kasus sepperti ini terjadi di wilayah Kabupaten Mura, saya berharap bayi malang tersebut dalam kondisi sehat dan mendapatkan perawatan yang baik. Termasuk pelaku bisa segera diidentifikasi dan bisa mendapatkan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya,” tutur istri Bupati Mura, Selasa, 27 Oktober 2020.

--page

Ia telah memerintahkan tim perlindungan anak dari Disdalduk untuk turun kelapangan untuk memantu proses perawatan bayi dan mencoba menggali informasi terkait kasus tersebut.

Sebelumnya, warga Kecamatan Tanah Siang Selatan di Km. 06 Desa Olung Hanangan, Kabupaten Murung Raya, Kalteng, Misrani saat hendak salat Subuh  menemukan bayi berjenis kelamin perempuan di depan tokonya, Senin, 26 Oktober 2020.

Kapolres Murung Raya (Mura), AKBP I Gede Putu Widyana melalui Kasat Reskrim Polres Mura, AKP Ronny M. Nababan membenarkan kejadian tersebut. 

Ia menjelaskan menurut keterangan dari saksi, penemuan bayi perempuan bermula ketika Misrani yang merupakan saksi hendak melaksanakan sholat subuh terkejut mendengar suara tangisan bayi yang berasal dari depan tokonya.

“Ketika saksi keluar rumah menuju sumber suara tangisan bayi yang berada diluar tokonya, saksi melihat sosok bayi perempuan yang berada didalam kardus dalam keadaan baru lahir lengkap dengan tali pusatnya,” ucapnya.

Kemudian saksi langsung membawa bayi perempuan tersebut kedalam rumahnya guna menyelamatkan bayi perempuan yang tega dibuang oleh orangtuanya tersebut.

--page

“Kini bayi perempuan tersebut telah dirawat oleh Misrani yang merupakan pemilik toko tempat awal mula dibuangnya bayi itu, atas kejadian ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Subsektor Tanah Siang Selatan,” pungkasnya lagi. (TRISNO/B-5)