SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ratusan peserta dari kalangan pelajar dan umum antusias mengikuti Diskusi Kebangsaan dengan tema Pemuda dan Indonesia yang digelar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotawaringin Timur, Selasa, 27 Oktober 2020.

"Diskusi via zoom meeting ini dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa," kata Kepala MAN Kotim, M Rusidi.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut digelar sebagai bahan refleksi dan menambah wawasan pelajar. Karena pembicara yang hadir dalam virtual tersebut salah satunya yakni Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Muhammad Tambrin, Officer PUSAD Paramadina Agidia Oktavia, dan Ketua KNPI Kotim Endra Rosana.

Rusidi juga mengatakan, pelajar dan pemuda sekarang harus siap berkompetisi. Jangan sampai kalah bersaing.

"Yang terpenting adalah kompetisi yang sehat. Jangan halalkan segala cara, namun jalanilah hidup dengan kecerdasan dan berkreativitas," kata Rusidi. 

Sementara itu, Muhammad Tambrin menyampaikan kepada pelajar bahwa doa dan ridho orangtua serta guru sangat penting dalam menuntut ilmu. Bahkan hal itu bisa memberikan makna yang dalam untuk menggapai cita-cita. 

"Hormatilah gurumu, berbaktilah kepada orangtuamu, taatilah agamamu. Maka kamu akan menjadi orang yang beruntung nantinya," terang Tambrin.

Kegiatan tersebut juga digelar sebagai bahan refleksi para pelajar. Karena peserta pada zoom meeting tersebut merupakan peserta lomba tingkat pelajar SMA, MA, SMK se Kotim dengan tajuk Youth Competition Of Multi Language 2020. 

Lomba yang diselenggarakan yakni, esai, pidato, bercerita, menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, dan Dayak. Dan semua digelar secara virtual. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)