BORNEONEWS, Pulang Pisau - Dinas Sosial Kabupaten Pulang Pisau telah melaksanakan program peningkatan SDM untuk penyandang disabilitas melalui pelatihan keterampilan di Solo, Jawa Tengah.
Namun, program pelatihan tersebut terhenti karena pandemi covid-19. Kendati demikian, para penyandang disabilitas peserta pelatihan tetap mendapatkan perhatian pemerintah.
"Rencana pelatihan itu dilaksanakan selama 6 bulan, tapi karena pandemi covid-19 akhirnya diberhentikan. dan salah satu peserta kita terpaksa harus dikembalikan lagi ke Pulang Pisau,” ujar Kepala Dinas Sosial Pulang Pisau, Eknamensi Tawun, Selasa, 27 Oktober 2020.
Kendati dipulangkan, Balai Besar Kota Solo tetap bertanggung jawab dengan programnya. Peserta yang dipulangkan diberikan bantuan uang tunai.
Selain itu, Tawun mengatakan akan terus berupaya untuk memulihkan roda perekonomian yang sempat lesu akibat covid-19 diantaranya dengan meningkatkan SDM.
Beberapa program bantuan sudah diselenggarakan untuk memulihkan perekonomian masyarakat menghadapi pandemi saat ini.
Pelatihan penyandang terhadap disabilitas ini menurutnya masih menjadi program yang dilaksanakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi.
"Kita akan tetap memfasilitasi masyarakat kita untuk dapat mengikuti kesempatan-kesempatan dalam meningkat SDM ini," katanya.
Sejumlah jurusan disiapkan pada program tersebut mulai dari perbengkelan, menjahit, fotografi, pertukangan, dan menjahit. (JAMES DONNY/B-11)








