BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sekitar 110 rumah terendam banjir yang menggenangi Desa Runtu Kecamatan Arut Selatan. Bahkan ketinggian air di dua tempat yaitu RT 2 dan 3 memcapai 1 hingga 2 meter.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawarimgin Barat (Kobar) Reneli, Kamis, 29 Oktober 2020 tim respon cepat BPBD Kobar sudah datang ke lokasi tersebut dan terus memantau kondisi banjir.
"Selain rumah warga, fasilitas umum seperti Masjid Nurul Iman di RT 3, airnya sudah masuk hingga teras. Kemudian untuk SD 2 Runtu yang berada di RT 2 sudah terendam banjir," jelas Reneli.
Reneli mengatakan, pihak desa juga sudah mengirimkan permohonan bantuan untuk korban banjir.
"Dalam waktu dekat bakal segera menyalurkan bantuan paket sembako kepada korban banjir," jelas Reneli.
--page
Walau demikian, lanjut Reneli, berdasarkan pantauan di Jalan Trans Kalimantan yang berada di Desa Runtu hingga saat ini belum tergenang air.
"Aktivitas lalulintas masih lancar. Tetapi dari laporan terbaru, karena ketinggian air terus naik dan terjadi genangan sedikit dengan ketinggian kurang dari 10 centi meter sepanjang lima meter," jelas Reneli. (WAHYU KRIDA/B-5)








